Pages

Rabu, 31 Oktober 2012

BULAN BAHASA


Bulan Bahasa di SMK Perintis

Bulan bahasa merupakan program pemerintah Indonesia dalam mensosialisasikan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan cara mengkhususkan satu bulan berbahasa Indonesia tanpa bahasa asing dan daerah. Dengan adanya peringatan Bulan Bahsa yang diterapkan di sekolah-sekolah maka para siswadan guru dapat merasakan keterkaitannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia disetiap jenjang pendidikan di Indonesia.

Untuk itulah hampir setiap sekolah di Indonesia masih terus memperingati Bulan Bahasa ini sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya pelanggaran-pelanggaran kaidah bahasa nasional dewasa ini. Karena dalam peringatan ini semua siswa yang berada di lingkungan sekolah dilarang menggunakan bahasa daerah serta istilah-isilah asing yang masih dapat digunakan dalam Bahasa Indonesia selama satu bulan. 

SMK Perintis adalah salah satu sekolah yang mulai memperingati Bulan Bahasa dengan cara yang terbilang biasa namun berbeda jika dilaksanakan di sekolah ini. Salah seorang siswa mengatakan bahwa pengadaan Bulan Bahasa ini cukup menyenangkan dan bermanfaat. Mereka pun tidak merasa terbebani karena harus menggunakan bahasa yang baku selama berada di lingkungan sekolah.

Bulan Oktober dipilih sebagai bulan yang yang paling tepat untuk melangsungkan peringatan Bulan Bahasa ini karena didalamnya terdapat sebuah hari besar Negara Indonesia yaitu Hari Sumpah Pemuda. Dibuka sejak satu Oktober dan akan ditutup pada akhir Oktober.

Peran guru terhadap sosialisasi Bahasa Indonesia ini memang sangat besar karena para guru di sekolahlahlah yang memberi ruang bagi siswa untuk belajar dan mempraktekkannya di luar sekolah. Penggunaan bahasa yang benar dan efektif juga merupakan sarana bagi para guru dan siswa untuk proses belajar mengajar yang efisien, karena Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bagi rarusan suku yang berbeda di seluruh Indonesia. 

Di Sekolah yang berlokasi di kampung Teriti ini juga mengadakan sebuah acara puncak sekaligus penutupan Bulan Bahasa yang didedikasikan untuk para guru. Acara puncak di SMK Perintis ini diselenggarakan oleh para siswa dengan tema “dari Siswa SMK Perintis untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” pada . Penyelenggaraan ini diupayakan sebaik dan semeriah mungkin tanpa campur tangan dari guru-guru sebagai hadiah untuk mengingat jasa guru-guru mereka yang selama ini mengajarkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di setiap kesempatan.
Satu hari sebelum penyelenggaraan puncak sekaligus penutupan acara telah terlihat kesibukan dari para siswa SMK mempersiapkan segala sesuatu untuk keberhasilan acara ini. Mulai dari dekorasi panggung, tata susara, pengisi acara hingga meja dan kursi-kursi dibariskan dengan rapih demi kenyamanan para hadirin agar dapat menikmati suguhan istimewa dari para siswa. Siswa-siswi cerdas ini benar-benar mengkonsep acaranya seperti sebuah konser besar. Disamping ada penampilan dari siswa-siswi berprestasi serta hiburan dari grup musik terkenal, ada juga pembacaan puisi untuk guru dari siswa yang berkolaborasi dengan grup Paduan Suara SMK Perintis.
Persiapan yang matang terlihat jelas pada saat pelaksanaan acara tepat pada akhir bulan Oktober. Semua guru mengungkapkan keharuan mereka dengan tetesan airmata. Salah seorang guru yang memberikan sambutan pun mengucapkan terimakasih atas persembahan yang luarbiasa ini. Beliau berharap agar hormat siswa terhadap guru-guru mereka berlangsung selamanya.

Setelah seluruh rangkaian sambutan terlaksana, penutupan Bulan Bahasa juga dilakukan untuk melanjutkan acara selanjutnya. Berikutnya adalah acara “sungkeman” yang diwakili oleh beberapa guru dan siswa di atas panggung. Dan acara pun ditutup dengan doa dan masih oleh siswa.

Acara puncak di SMK Perintis pada peringatan Bulan Bahasa ini bukanlah satu hal yang berlebihan bagi para guru, mengingat keterkaitan antara guru dan Bahasa Indonesia yang tidak dapat dipisahkan.
***


Selasa, 12 Juni 2012




 
Do'a kalian tidak dikabulkan karena hati kalian telah dimatikan oleh 10 hal, yaitu:

1) kalian meyakini Allah, tetapi enggan menunaikan hak-Nya
2) kalian membaca kitab Allah, tetapi tidak mau mengamalkan isinya
3) kalian mengakui bahwa syetan adalah musuh kalian, tetapi kalian justru mengikutinya
4) kalian mengakui cinta kepada Rasul, tetapi meninggalkan ajaran-Nya
5) kalian mengaku rindu surga, tetapi enggan beramal untuk menggapainya
6) kalian mengaku takut pada api neraka, tetapi tidak berhenti dari perbuatan dosa
7) kalian yakin kematian pasti datang, tetapi tidak berbekal untuk itu
8) kalian sibuk membicarakan aib orang lain, tetapi lupa akan aib sendiri
9) kalian makan rizki dari Allah, tetapi tidak mau mensyukurinya
10)kalian sering mengubur orang mati, tetapi tidak mengambil peringatan darinya
(Ibrahim bin Adham rahimahullah)

silahkan dicopy dan disebarkan...
 

Minggu, 15 April 2012

:



Ditulis dalam muhasabah yang berubah menjadi sebuah kerinduan. Setelah seharian berjuang untuk hari yang lebih baik dari hari kemarin.

...Sampai saat ini aku masih bermimpi, masih sebatas mimpi tentang sosok dirimu yang gagah dan selalu menenteramkan jiwaku... Di dalamnya aku berdoa agar sang Maha Kasih selalu mengiringimu disetiap derajat pendewasaanmu... aku menunggu dan menyaksikan prosesnya dari balik cermin diriku... 
...Demi Allah yang menguasai hati dan jiwaku, aku telah mencintaimu jauh sebelum dia menyatakanmu dalam hidupku... aku merindukanmu, begitu merinduimu karena aku sadar bahwa hanya denganmu dienku baru akan sempurna.. Dengan harapan cinta dan ridha-Nya aku menantimu, ku rawat semua karunia-Nya yang ada padaku, agar sang bidadari idamanmu akan berwujud aku... tak ingin buat mu kecewa dengan merusak diriku...
...Kekasihku, jika sampai saatnya engkau melihatku dalam istikharahmu, biarkan Allah menuntunku dengan lembut dan penuh kasih sayang menuju singgahsana yang engkau telah siapkan... Taukah engkau, betapa besar keinginanku untuk menjadi sempurna, sesempurna Fatimah Az Zahara putri Rasulullah bersuamikan Sayyidina Ali... Beliau adalah wanita yang menginspirasiku untuk mengulang kisah cintanya di dalam rumah tangga kita nanti...
...
...setiap kata adalah doa...semoga Allah mengabulkan harapan kita... di dunia sampai surga-Nya kelak..aamiin..

Senin, 13 Februari 2012

10 Wasiat Imam Hassan Al-Banna
1. Apabila mendengar adzan maka sholatlah segera sesibuk apapun keadaan Anda.

2. Bacalah al-Quran, tatapilah buku-buku ilmu, pergilah ke majlis-majlis ilmu, dan amalkanlah zikrullah dan janganlah membuang waktu Anda untuk hal yang tidak bermanfaat.

3. Berusahalah untuk bertutur dalam bahasa Arab Fushah (standar) karena yang demikian itu adalah salah satu syi'ar Islam.

4. Janganlah memperbanyak perdebatan dalam semua urusan walau bagaimanapun keadaannya, sebab pertengkaran itu tidak akan mendatangkan kebaikan.

5. Janganlah banyak tertawa karena orang yang selalu berhubungan dengan Allah bersifat tenang dan selalu serius.

6. Janganlah banyak bergurau karena ummat yang berjihad hanya mengenal keseriusan.

7. Janganlah berbicara dengan suara nyaring yang melebihi yang dibutuhkan pendengar karena hal itu selain menyakitkan juga termasuk perbuatan bodoh.

8. Jangan mengumpat seseorang, jangan merendahkan lembaga-lembaga Islam dan jangan berbicara kecuali dalam kebaikan.

9. Berkenalanlah dengan saudara danteman-teman yang Anda jumpai, meskipun Anda tidak diminta untuk memperkenalkan diri. Sebab dasar dakwah kita adalah adalah kasih sayang dan persaudaraan.

10. Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang kita miliki, maka bantulah orang lain memanfaatkan waktunya. Kalau Anda berurusan, persingkatlah pelaksanaannya.